Metode First In First Out
Penghitungan transaksi yang dipakai dalam aplikasi Retail Manager ini adalah metode FIFO (First In First Out) dengan system Perpetual.
Terdapat banyak history dan laporan yang dapat digunakan untuk mendukung keputusan strategis seperti laporan Fast Moving Stock, Sisa Stock Menurut Supplier, Transaksi Per Item dan lain - lain.
Laporan keuangan meliputi laporan Rugi Laba Bersih secara harian, bulanan dan tahunan. Data disajikan secara real time, perubahan data setiap detiknya dapat dilihat oleh management pada saat itu juga.
Ilustrasi pentingnya penggunaan Transaction dapat ditemui dalam proses jual beli yang dilakukan sehari-hari. Pada saat penjualan terjadi, penjual menerima uang sebagai pembayaran dari customer dan ia akan memberikan barang yang dibeli oleh customer.
Dalam proses jual beli ini, ada beberapa hal yang terjadi, yaitu:
1. Penjual menerima uang dari customer dan menyimpannya,
2. Penjual mengurangi stock dari tokonya untuk diberikan kepada customer.
Kedua langkah diatas harus dipenuhi secara keseluruhan untuk memenuhi proses jual beli yang ada. Proses ini tidak dapat terjadi apabila penjual hanya menerima uang dari customer tetapi ia tidak memberikan barang sebagai gantinya. Sebaliknya, customer tidak dapat menerima barang dari penjual tanpa melakukan pembayaran.
Pada level sistem, kepastian akan dijalankannya keseluruhan langkah dalam sebuah proses, misalnya jual beli, dilakukan dengan cara menerapkan Transaction. Kemungkinan terpotongnya langkah karena faktor eksternal seperti listrik padam, kegagalan komunikasi jaringan, dan lain-lain, diamankan dengan Transaction. Seandainya ada gangguan pada saat kegiatan bisnis sedang berlangsung, misalnya penjual sedang melakukan input penjualan, tiba-tiba listrik padam, maka proses yang sedang terjadi dan belum selesai tersebut akan secara otomatis dibatalkan.
Hal ini menjamin tidak adanya kesalahan seperti adanya catatan uang yang telah diterima sedangkan jumlah stock tidak berkurang.
Selain di retail system, penerapan Transaction biasa dilakukan pada proses-proses yang berhubungan dengan keuangan pada perbankan.
http://ruangkerja.com/retailmanager/DBServer.php#Performance
Lain halnya dengan database server, pada saat sebuah komputer yang merupakan database server mengalami crash, hang atau reboot kemungkinan besar hal yang tejadi hanyalah semua koneksi ke database server akan terputus sampai database server berjalan kembali.
Walaupun demikian, kemungkinan hilangnya atau rusaknya data akan selalu ada. Untuk itu, proses backup data merupakan hal yang wajib dilakukan.
Database server memberikan fasilitas proses backup data dengan cara yang lebih fleksibel dibandingkan file-based database. Backup data pada database server dapat dilakukan dengan menerapkan penjadwalan, misalnya secara otomatis dilakukan setiap hari jam 10 malam. Media backup juga dapat dipilih mulai dari harddisk sampai ke Tape Backup. Selain itu, file backup bisa ditempatkan pada komputer yang ada di tempat lain.